Minggu, 09 September 2018

Kejadian 16 - 20

Kejadian 16 menceritakan blunder yang di lakukan Abram karena desakan istrinya Sarai di mana Sarai pada titik putus asa karena keturunan yang di janjikan Yahweh pada Abram tidak kunjung datang, sebagai seorang pria harusnya Abram tegas menolak desakan Sarai untuk mengambil Hagar tetapi seperti nama Sarai yang artinya Tuanku dan melambangkan nominasi sehingga bisa di bilang
Sarai mendominasi Abram sehingga apapun yang di katakan Sarai di turuti oleh Abram dan akhirnya blunder terjadi dan akhirnya Hagar mengandung, saat Hagar mangandung dia menjadi sombong dan melihat rendah Sarai tuannya karena mandul akhirnya perbuatan Sarai sendiri dia menerima dampaknya dan akhirnya dia meminta Abram untuk bertindak terhadap Hagar tapi Abram tidak mau dan berkata Hagar adalah hamba Sarai jadi terserah dia mau di apakan. Hagar akhirnya meninggalkan Sarai karena tekanan tetapi dia di datangi malaikat Tuhan dan memberikan janji dan wahyu tentang anaknya dan meminta Hagar untuk kembali ke Sarai, akhirnya Hagar melahirkan anak laki-laki dan menamakannya Ismael.
Pasal 17 menceritakan perjanjian Yahweh dengan Abram disini Yahweh merubah nama Abram menjadi Abraham dan Sarai menjadi Sarah dengan mengubah nama maka pewahyuan untuk mereka memperoleh anak sudah di depan mata, Yahweh juga berjanji membuat keteurunan Ismael banyak karena melihat Abraham tapi perjanjian Yahweh yang kekal adalah dari keturunan Ishak, tanda perjanjian berupa sunat di perlakukan oleh Yahweh untuk semua orang laki-laki di rumah Abraham. Di pasal 18 Yahweh datang mengunjungi Abraham dalam wujud manusia Yahweh bersama dua orang yang lain yang adalah malaikatnya yang kemungkinan adalah Mikael dan Gabriel dua malaikat tinggi Yahweh seperti pada tabut perjanjian. Melihat mereka Abraham menyambut dan menjamu di sela perbincangan Yahweh berkata akan datang lagi tahun depan dan Sarah sudah memiliki anak laki-laki, mendengar itu Sarah tertawa dalam hatinya karena tudak mungkin bagi dia untuk mengandung di usianya yang sudah lanjut tetapi apa yang tidak mungkin bagi manusia adalah mungkin bagi Yahweh. Setelah itu Yahweh berangkat ke arah Sodom dan Gomorah dan Dia menyampaikan pada Abraham bahwa kedatanganNya adalah untuk menghanguskan Sodom dan Gomorah karena kota kota ini begitu berdosa di hadapan Yahweh di sini terjadi tawar menawar Abraham kepada Yahweh mengenai penghukuman atas Sodom dan Gomorah Abraham melakukan ini karena dia tau ponakannya Lot ada di sana dan tinggal di sana dan Yahweh juga mengetahui hati Abraham tetapi Abraham berhenti di 10 orang bebar di kota Sodom dan Abraham tidak berani mengatakan bila ada 1 orang benar apakah kota itu akan di binasakan, tapi Yahweh melihat hati Abraham dan tetap menyelamatkan Lot dan keluarganya.
Pasal 19 di kisahkan 2 malaikat Yahweh datang ke sodom, Lot yang kebetulan ada di gerbang Sodom segera menyambut mereka dan manjamu mereka di rumahnya Lot sebagai orang benar mengetahui betul bahwa dua orang yang adalah malaikat ini adalah utusan Yahweh tapi sebelum makan orang-orang sodom mendatangi rumah Lot dan memintanya untuk menyerahkan 2 orang utusan Yahweh tetapi Lot menolak dan tetap melindungi tamunya waktu mereka mau mendobrak masuk dua utusan Yahweh menarik Lot masuk ke rumah dan membutakan orang- orang sodom dan mereka tidak bisa melihat pintu, kemudian mereka meminta Lot dan keluarganya untuk meninggalkan sodom karena kota ini akan di hancurkan tetapi menantu Lot tidak mendengarkannya sehingga yang selamat dari sodom hanyalah Lot, istrinya dan 2 anak perempuannya. Istri Lot di perjalanan melarikan diri dari kota sodom menjadi tiang garam karena dia masih melihat masa lalunya di sodom sehingga dia dihukum seperti sodom, Lot adalah gambaran orang benar tetapi memiliki pilihan hidup yang salah sehingga dia tetap hidup namun kehidupan yang di jalaninya jauh dari anugerah Yahweh di kisa terakhir Lot dia kehilangan segala-galanya dan kedua anak perempuannya tidur dengan dia pada waktu dia mabuk anggur dan dari hubungan ini muncul 2 bangsa besar yang menjadi batu sandungan Israel yaitu bangsa Moab dan bangsa Amon.
Pada pasal 20 di ceritakan waktu berada di Gerar Abraham melakukan hal yang sama seperti waktu di mesir dengan tidak mengakui Sarah sebagai istrinya supaya dia selamat karena Sarah sangat cantik dan di inginkan oleh Abimelekh raja Gerar, seperti di ketahui saat ini Sarah sudah berumur 90 tahunan dan di mata seorang raja kafir Sarah sangat cantik sehingga ingin memiliki Sarah untuk di jadikan salah satu istrinya, semasa penantian kelahiran anak perjanjian kemudaan fisik dari Sarah di berkati oleh Yahweh jadi bisa di katakan Sarah tidak bertambah tua secara fisik selama menanti kelahiran anak perjanjian dan ini adalah hal luar biasa yang di lakukan Yahweh pada Sarah. Setelah Sarah di ambil di malam hari Yahweh datang dalam mimpi Abimelekh dan mengancamnya apabila tidak mengembalikan Sarah pada Abraham dan akhirnya Abimelekh mengembalikan Sarah dan memberikan berlimpah kekayaan pada Abraham coba anda bayangkan yang berbohong adalah Abraham tetapi dia tetap di berkati begitulah Anugerah Yahweh pada Abraham karena kepercayaan Abraham di lihat sebagai kebenaran oleh Yahweh. Di kisahkan juga bahwa Abraham mendoakan Abimelekh dan seisi rumahnya sehingga semua kandungan di rumah Abimelekh terbuka dan anak-anak lahir atas rumahnya, bisa di bayangkan bagaimana iblis mencobai Abraham waktu dia harus mendoakan rumah Abimelek untuk terbuka kandungannya sedangkan istrinya Sarah sendiri masih kondisi mandul, tetapj Abrahan tetap percaya dan berpegang pada janjinya Yahweh dan pelajaran di sini adalah tetaplah kita memegang janji Yahweh walaupun keadaan kita tidak baik tetap kita doakan orang lain yang membutuhkan sehingga saat kita mendoakan orang lain apa yang tidak kita punya maka yang kita doakan untuk orang akan menjadi milik kita juga sesuai waktu dan ketetapan Tuhan dan jangan mendengar ujaran Iblis yang mengatakan bagaimana kamu mau mendoakan orang untuk sembuh sedangkan kamu dalam keadaan sakit atau bagaimana kamu mendoakan orang untuk menjadi kaya sedangkan keadaanmu sendiri masih berkekurangan? Lempar jauh semua pikiran itu jadilah seperti Abraham yang tetap percaya dan setahun setelah dia mendoakan rumah Abimelek dia juga menerima seperti yang di doakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar